Lewati Jalan Rusak Hingga Naik Ketinting, Bupati dan Wabup Berau Kunjungi Warga Korban Banjir Segah Kampung Longlaai
Foto atas: Wabup Gamalis naik mobil BPBd Berau karena mobil dibawa Totyota Kijang Inova tidak biosa melewati jalan rusak. Foto bawah : Bupati Berau naik ketinting menuju lokasi Kampung Longlaai
POSKOTAKALTIMNEWS.COM, TANJUNG REDEB- Kendatipun kondisi
banjir melanda pemukiman warga di kampung Longlaai Kecamatan Segah sudah surut,
namun tidak menyurutkan semangat Bupati Berau Sri Juniarsih didampingi Wabup
Gamalis dan pejabat teras Pemkab Berau diantaranya Sekda M Ghazali serta SKPD
terkait mengunjungi warga terkena dampak banjir setinggi 2 meter tersebut pada
Sabtu (15/5/2021) kemarin.
Perjuangan
rombongan untuk dapat tiba ke lokasi cukup ekstrim karena harus melewati
beberapa titik jalan rusak menanjak yang licin membuat harus ada beberapa mobil
yang tidak dilengkapi double 4x4 tidak bisa melewati jalan tersebut, akhirnya
ditampung ke mobil lainnya. Tantangan lainnya setibanya dipinggir sungai
ternyata harus menyeberangi sungai lagi menggunakan ketinting baru tiba
dilokasi ke Kampung Longlaai. Semakin mendebarkan karena arus sungai saat itu
cukup deras.
Setibanya
di Longlaai rombongan disambut Plt Camat Segah Tri didampingi kepala Kampung
Enggala dan langsung mengglar pertemuan dirumah kepala kampung. Menurut
penjelasan Eng panggilan akrab kepala kampung banjir yang terjadi diluar
prediksi warga Longlaai yang dihuni 500 warga atau sekitar 167 KK itu terbagi
menjadi 4 RT , kendatipun kampungnya sudah menjadi langganan banjir setiap
tahun akan tetapi banjir tidak setinggi atau separah itu.
“Terbiasanya
kami sudah terbiasa menghadapi banjir dan terlatih cukup siaga setiap akhir
tahun menyambut datangnya banjir, namun banjir kami alami kemarin membuat
terkejut. Dan tidak ada persiapan sama sekali, membuat banyak rumah warga
terendam sehingga padi dan peralatan elektronik rumah tangga semua terendam
juga peliharaan ternak nanyut dibawa air,’ungkap Eng.
Kampung
mata pencariaannya hanya berladang tersebut tentu membuat warga kesulitan pasca
banjir karena hasil mata pencariaan habis terendam banjir.Menyikapi hal itu
Bupati Sri Juniarsih mengatakan kedatangan rombongan wujud kepedulian pemkab
Berau dengan masyarakat dan untuk awal ini pihaknya hanya membawa bantuan
alakadarnya dulu sepeti sembako dan bantuan untuk bayi. “Itupun kami memnngunakan
anggaran biaya bantuan Covid 19 karena memang anggaran untuk bantuaan bencana
banjir kami belum alokasikan, mengingat masih konsen pengananganan Covid,”ujar
Sri Juniarsih .
Wabup
Gamalis menyampaikan kendatipun ada 4 kampung di Kecamatan segah yang terendam
banjir yakni Punaan Segah , Long Ayap, Long Ayap dan Longlaai akan
tetapi Longlaai saja terwakili dikunjung, dari inpo terima kampung ini
cukup parah kondisi banjir apalagi sampai merusak sarana umum yakni Puskesmas.
”Wujud
suport kami memacu datang kesini, kami harap dari musibah yang terjadi
kita bias melakukan intropeksi dari musibah yang terjadi. Kami juga prihatin
apa membuat fenomena 2 sungai kita yakni Segah dan Kelay menguap bersamaan ,
membuat kampung banyak terkana banjir,”jelas Gamalis. (sep)